Breaking

Rabu, 26 September 2018

TUGAS 1 METODE PERANCANGAN PROGRAM




TUGAS 1 :


1. Cari kegiatan apa saja yang dilakukan pada setiap langkah SDLC !

2. Jelaskan bagan/struktur paradigma bahasa pemrograman (untuk bagan ada dislide BSI) !

 1. Berikut ini adalah kegiatan yang dilakukan pada setiap langkah Sistem Development Life Cycle (SDLC) meliputi :

A. Perencanaan Sistem (Systems Planning)
Lebih menekankan pada aspek studi kelayakan pengembangan sistem (feasibility study). Aktivitas-aktivitas yang ada meliputi :
• Pembentukan dan konsolidasi tim pengembang.
• Mendefinisikan tujuan dan ruang lingkup pengembangan.
• Mengidentifikasi apakah masalah-masalah yang ada bisa diselesaikan melalui pengembangan sistem.
• Menentukan dan evaluasi strategi yang akan digunakan dalam pengembangan sistem.
• Penentuan prioritas teknologi dan pemilihan aplikasi.

B. Analisis Sistem (Systems Analysis)
Analisa sistem adalah tahap di mana dilakukan beberapa aktivitas berikut:
• Melakukan studi literatur untuk menemukan suatu kasus yang bisa ditangani oleh sistem.
• Brainstorming dalam tim pengembang mengenai kasus mana yang paling tepat dimodelkan dengan sistem.
• Mengklasifikasikan masalah, peluang, dan solusi yang mungkin diterapkan untuk kasus tersebut.
• Analisa kebutuhan pada sistem dan membuat batasan sistem.
• Mendefinisikan kebutuhan sistem.

C. Perancangan Sistem (Systems Design)
Pada tahap ini, features dan operasi-operasi pada sistem dideskripsikan secara detail. Aktivitas-aktivitas yang dilakukan adalah:
• Menganalisa interaksi obyek dan fungsi pada sistem.
• Menganalisa data dan membuat skema database.
• Merancang user interface.

D. Implementasi Sistem (Systems Implementation)
Tahap berikutnya adalah implementasi yaitu mengimplementasikan rancangan dari tahap-tahap sebelumnya dan melakukan uji coba.
Dalam implementasi, dilakukan aktivitas-aktivitas sebagai berikut:
• Pembuatan database sesuai skema rancangan.
• Pembuatan aplikasi berdasarkan desain sistem.
• Pengujian dan perbaikan aplikasi (debugging).

E. Pemeliharaan Sistem (Systems Maintenance)
Dilakukan oleh admin yang ditunjuk untuk menjaga sistem tetap mampu beroperasi secara benar melalui kemampuan sistem dalam mengadaptasikan diri sesuai dengan kebutuhan.



2. Bagan/struktur paradigma bahasa

Paradigma pemrograman adalah bagaimana cara pandang kita terhadap penyelesaian masalah pemrograman (atau sudut pandang “serang” kita dalam menyelesaikan suatu masalah pemrograman). Paradigma membatasi dan mengkondisikan jalan berprkir kita, menngarahkan kita terhadap beberapa atribut dan membuat kita mengabaikan atribut yang lain. Karena itu, jelas bahwa sebuah paradigma hanya memberikan pandangan yang terbatas terhadap sebuah realiti. Akibatnya, fanatisme terhadap sebuah paradigma mempersempit wawasan dan bahkan berbahaya. Ada banyak cara untuk menyelesaikan suatu masalah , sehingga ada banyak paradigma yang ada.
Beberapa contoh paradigma pemrograman yang ada saat ini adalah : prosedural, fungsional, deklaratif, berorientasi objek, dan kokuren.
Beberapa paradigma dalam pemrograman :

1. Paradigma pemrograman prosedural atau imperatif
Paradigma ini didasari oleh konsep mesin Von Newmann (strored program concept ); sekelompok tempat penyimpanan (memori), yang dibedakan menjadi memori instruksi dan memori data. Kata kunci yang sering digunakan adalah Algoritma + Struktur Data = Program.

2. Paradigma Fungsional
Paradigma ini didasarkan oleh konsep pemetaan dan fungsi pada matematika. Pemrogram mengasumsikan bahwa ada fungsi-fungsi dasar yang dapat dilakukan. Jadi dasar pemecah persoalan adalah tranformasional.
Berlainan sekali dengan paradigma prosedural, program fungsional harus diolah lebih dari program prosedural (oleh pemroses bahasanya), karena itu salah satu keberatan adalah kinerja dan efisiensinya.

3. Paradigma Deklaratif
Paradigma ini didasari oleh pendefinisian relasi antar individu yang dinyatakan sebagai predikat orde pertama. Sebuah program lojik adalah kumpulan aksioma (fakta dan aturan deduksi). Pemrogram mendeklarasikan sekumpulan fakta dan aturan-aturan (inference rules).

4. Paradigma Objek
Paradigma ini didasari oleh kelas dan objek. Objek adalah instansi dari kelas. Objek mempunyai atribut (kumpulan sifat), dan mempunyai kelakuan (kumpulan reaksi, metoda). Paradigma ini menawarkan konsep modularitas, penggunaan kembali, kemudahan modifikasi.

5. Paradigma Konkuren
Paradigma ini didasari oleh kenyataan bahwa dalam keadaan nyata, sebuah sistem komputer harus menangani beberapa proses (task) yang harus dieksekusi bersama dalam sebuah lingkungan (baik mono atau multi prosesor)Salah satu aspek penting dalam pemrograman berorientasi objek dan merupakan topik pemrograman yang “lanjut” adalah bagaimana menangani objek yang “hidup bersama, secara konkuren”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar