NIM = 12172327
Nama = Muhammad Fatwah Pujangga
Kelas = 12.3A.35
Matakuliah = Sistem Operasi
Dosen = Warjiyono, M.Kom
__________________________________________________________________
Program
– Program Jahat
Pogram yang mengkonsumsi sumber daya sistem dengan mereplikasi
dirinya sendiri. Bacteria tidak secara eksplisit merusak file. Tujuan
program ini hanya satu yaitu mereplikasi dirinya. Program bacteria yang
sederhana bisa hanya mengeksekusi dua kopian dirinya secara simultan
pada sistem multiprogramming atau menciptakan dua file baru,
masing-masing adalah kopian file program bacteria. Kedua kopian ini
kemudian mengkopi dua kali, dan seterusnya.
Logik yang ditempelkan pada program komputer agar memeriksa
suatu kumpulan kondisi di sistem. Ketika kondisi-kondisi yang dimaksud
ditemui, logik mengeksekusi suatu fungsi yang menghasilkan aksi-aksi tak
diotorisasi. Salah satu program jahat yang ditempelkan pada program
komputer agar memeriksa suatu kumpulan kondisi di sistem. Ketika
kondisi-kondisi yang dimaksud ditemui, logik mengeksekusi suatu fungsi
yang menghasilkan aksi-aksi tak diotorisasi.
Cara Kerja:
Logic bomb menempel pada suatu program resmi yang diset
meledak ketika kondisi-kondisi tertentu dipenuhi. Contoh kondisi-kondisi
untuk memicu logic bomb adalah ada atau tidak adanya file tertentu,
hari tertentu dari minggu atau tanggal, atau pemakai menjalankan
aplikasi tertentu. Begitu terpicu, bomb mengubah atau menghapus data
atau seluruh file, menyebabkan mesin berhenti, atau mengerjakan
perusakan lain
Adalah jebakan yang digunakan untuk menjebak administrator
agar menjalankan perintah tertentu yang nantinya dengan perintah
tersebut penyusup bisa mendapatkan jalan untuk mendapatkan previlege
root. Sebagai contoh, seorang user meminta admin untuk menjalankan
program yang tidak bisa dijalankan oleh user biasa, dan ketika admin
memasukkan password root, password tersebut telah terekam oleh user
tersebut karena sebelumnya telah menjalankan program yang mempunyai
tampilan login untuk menyadap password.Titik masuk tak terdokumentasi
rahasia di satu program untuk memberikan akses tanpa metode-metode
otentifikasi normal.
Trojan di dalam sistem komputer adalah suatu program yang
tidak diharapkan dan disisipkan tanpa sepengetahuan pemilik komputer.
Program ini kemudian dapat diaktifkan dan dikendalikan dari jarak jauh,
atau dengan menggunakan timer (pewaktu). Akibatnya, komputer yang
disisipi Trojan Horse tersebut dapat dikendalikan dari jarak jauh.
Definisi lain mengatakan bahwa Trojan adalah program apapun yang
digunakan untuk melaksanakan suatu fungsi penting dan diharapkan oleh
pemakai, namun kode dan fungsi di dalamnya tidak dikenal oleh pemakai.
Selanjutnya program melaksanakan fungsi tak dikenal dan dikendalikan
dari jarak jauh yang tidak dikehendaki oleh pemakai.
Trojan masuk melalui dua bagian, yaitu bagian client dan
server. Ketika korban (tanpa diketahui) menjalankan komputer, kemudian
penyerang akan menggunakan client untuk koneksi dengan server dan mulai
menggunakan trojan. Protokol TCP/IP adalah jenis protokol yang umum
digunakan untuk komunikasi. Trojan dapat bekerja dengan baik dengan
jenis protokol ini, tetapi beberapa trojan juga dapat menggunakan
protokol UDP dengan baik. Ketika server mulai dijalankan (pada komputer
korban), Trojan umumnya mencoba untuk menyembunyikan diri di suatu
tempat dalam sistem computer tersebut, kemudian mulai “mendengarkan” di
beberapa port untuk melakukan koneksi, memodifikasi registry dan atau
menggunakan metode lain yaitu metode autostarting. Hal yang penting
untuk diketahui oleh penyerang adalah mengetahui IP address korban
untuk menghubungkan komputernya ke komputer korban. Banyak varian
Trojan mempunyai kemampuan mengirimkan IP address korban ke
penyerangnya, misalnya media ICQ maupun IRC. Hal ini digunakan bagi
korban yang mempunyai IP address dinamis, yang berarti setiap kali
menghubungkan ke Internet didapatkan IP address yang berbeda. Untuk
pemakai yang memanfaatkan Asymmetric Digital Suscriber Line (ADSL)
berarti selalu memakai IP address yang tetap (statis) sehingga mudah
diketahui dan mudah untuk dikoneksikan dengan komputer penyerang.
Virus komputer merupakan program komputer yang dapat
menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara
menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus
komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan
cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus komputer
dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat
pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama
sekali.
- Virus File
- Virus Boot Sector
- Virus E-mail
- Virus Multipartite
- Virus Polimorfis
- Virus Siluman (stealth virus)
- Virus Makro
Ada empat cara membagi jenis virus komputer, yaitu:
-
- Berdasarkan cara penularannya atau penyebarannya.
- Berdasarkan keganasannya.
- Berdasarkan maksud dan tujuan pembuatan virus.
- Berdasarkan sistem operasinya.
Cara Virus Masuk Ke Sistem
Berdasarkan berbagai evaluasi mengenai virus, diketahui bahwa virus-virus canggih dibentuk dengan empat komponen utama, yaitu:
- Inisialisasi ke memori
- Menyalinkan dirinya ke disk
- Beraksi
Tahap inisialisasi merupakan tahap awal kegiatan virus, beberapa cara
yang digunakan virus untuk melakukan tahap ini, antara lain:
- Memodifikasi ke dalam bentuk file .EXE atau .COM
- Memodifikasi atau mengganti boot record
- Memodifikasi atau mengganti partisi record
- Memodifikasi atau mengganti program kerja peralatan komputer
- Memodifikasi file-file overlay
Himbauan
Dengan semakin banyaknya virus yang mempunyai program pengaktif virus
yang berbeda-beda, akan semakin sulit membebaskan komputer dari bahaya
virus. Untuk itu cara mengatasinya adalah:
- Melakukan tindakan pencegahan
- Memeriksa disket atau program yang baru
- Hindari meminjamkan disket dengan taktik dalam keadaan terbuka
Tapi, juga harus diingat dari faktor manusianya. Selain virus
tersebut menyebar ke mana-mana, kadang-kadang manusia dengan sengaja dan
dengan rasa bangga ikut-ikutan sebagai penyebab penyebar virus sehingga
pencegahan menjadi tidak berguna.
Worm adalah lubang keamanan atau celah kelemahan pada komputer
kita yang memungkinkan komputer kita terinfeksi virus tanpa harus
eksekusi suatu file yang umumnya terjadi pada jaringan.Sebuah worm dapat
menggandakan dirinya dengan memanfaatkan jaringan (LAN/WAN/Internet)
tanpa perlu campur tangan dari user itu sendiri. Worm tidak seperti
virus komputer biasa, yang menggandakan dirinya dengan cara menyisipkan
program dirinya pada program yang ada dalam komputer tersebut, Worm
merupakan evolusi dari virus komputer. Hanya ada satu cara untuk
mengatasi worm yaitu dengan menutup celah keamanan yang terbuka
tersebut, dengan cara meng-update patch atau Service Pack dari operating
sistem yang digunakan dengan patch atau Service Pack yang paling
terbaru.
sumber:
http://enryuguy.blogspot.com/2014/12/program-jahat-pada-komputer.html
https://ditaherdiyanti.wordpress.com/2010/11/13/program-program-jahat/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar